Category Archives: Uncategorized

Bagaimana menginstall atau menjalankan .sh di linux

 Kadang ketika kita mendownload suatu aplikasi di ubuntu atau distro linux lain, ada file dengan extention .sh, saat di klik double tidak berefek alias tidak ngrauh dan tidak terjadi apa-apa dan juga tidak ada keterangan bagaimana menginstall file.sh dengan bantuan.

kebetulan saya mau menginstall driver printer canon mp258, mencoba dengan cara biasa tidak berhasil, akhirnya googling dan menemukan file .sh

maka cara menginstallnya adalah sebagai berikut :

buka terminal

ketik “./filename.sh dan enter

atau ketik ‘bash filename.sh’

dan lanjut pada konfirmasi selanjutnya

 

jadilah orang yang kompetitif?

..”Hidupku sekarang sudah MANTAB” .. kata temanku sambil menjelaskan bahwa MANTAB artinya sudah makan tabungan alias nombok ..
kepikir juga gimana caranya memberikan solusi untuk kasus2 spt ini, sy rasa kejadian ini byk yang mengalami ..
ada yang punya usulan?

kurang lebih sementara ini usulan saya, Secara logika solusinya mudah saja yaitu meningkatkan pendapatan dan atau menurunkan pengeluaran. Persoalannya bagaimana bisa meningkatkan pendapatan? kalau mengeluarkan pengeluran saya rasa sangat sulit karena itu sdh masuk standar minimal.

Intensifikasi

Bila mempunya ketrampilan maka kemampuan kita ditingkatkan sampai level tertentu dimana banyak orang bisa merasakan manfaat dari ketrampilan kita. misalnya begitu banyak penjahit yang sukses sehingga banyak orang yang harus mengantri untuk mendapatkan layanannya.

trus yang kadang terlupa menjalin komunikasi dengan banyak pihak, untuk sementara mungkin bisa digratiskan atau dengan harga yang murah dulu, jgn malu memperlihatkan sampel buatan kita. ini untuk apa saja bukan sekedar contoh di atas

Diversifikasi

punya banyak usaha atau produk yang dijual, syukur produk-produknya saling mendukung, misalnya punya konter hp, juga menyediakan bensin eceran, punya focopian, layanan internet, print, olah gambar dll.

Persoalannya saya kira pada masalah sebaiknya saya bekerja apa, sementara saya sudah termasuk anak sekolahan, sudah lulus universitas dll. ya memang dalam dunia nyata yang diperlukan adalah orang yang kompetitif, gelar saja tidak cukup, kl dengan gelar dan IP tinggi tapi anda tidak bisa apa2.

saya jadi teringat dosenku yang mengatakan “Jadilah sarjana yang kompetitif bukan sarjana yang cumlaude” syukur bisa keduanya.

kadang status sosial seringlah mengganggu kita dalam usaha tapi percalah banyak orang yang akan lebih menghargai usaha kita.